Tadi malam , saya main kerumah saudara yang lagi mau ada acara aqiqoh cucu tante saya yang ke 3 .
dan di sana banyak kerabat yang datang , dan saya pun ikut bantu bantu tenaga beres beres rumah sambil
cerita cerita dengan sepupu sepupu saya , ma'lum lah yang namanya saudara dekat pasti setiap ada acara di rumah kerabat tertentu pasti saling mangunjungi satu sama lain dan saling membantu baik itu berupa materil atau pun berupa tenaga . apa lagi saya , yang rencana saya akhir tahun depan ingin segera menikah :) pasti harus aktif dan selalu ada untuk mereka , biar ada timbal balik lah :D
bukan pamrih sih , ya walau saya gak bantu bantu juga pasti mereka juga bakal bantu saya.
tapi yang namanya manusia itu gak bisa hidup sendiri dan pasti saling membutuhkan !
Nah , setelah selesai beres beres jam 22.00 wib istirahat lah kami di teras depan . ngobrol ngobrol tentang apa saja lah pokoknya.
saya ngobrol dengan salah satu paman saya , yah walau masih paman jauh tapi banyak pelajaran yang saya dapat dari dia.
Dia bilang , hidup itu harus di syukuri apa pung yang kita dapat walaupun kerasa pas pasan , tapi itu adalah rizqy yang allah berikan untuk kita .
dan kita di suruh untuk mengatur rizqy allah itu agar menjadi rizqy yang besar dan selalu kita syukuri.
maksudnya adalah , sekecil apapun rizqy yang kita dapat apa bila kita qona'ah dalam mempergunakanya maka itu akan sangat bermanfaat bagi kita.
Menyisihkan sebagian penghasilan kita untuk di simpan sebagai keperluan masa depan atau apa bila ada hal hal yang tidak kita perhitungkan , kita dapat menggunakan uang yang kita simpan tadi.
jangan pernah pelit dengan orang tua ataupun orang lain .
ketika kita memberi sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain , maka akan ada ucapan yang baik yang keluar dari ucapan mereka yang kita beri sesuatu yang bermanfaat.
akan ada doa yang mereka haturkan terhadap allah untuk kita !
mereka akan merasa dekat dengan kita , jika kita mau terbuka untuk mereka dan senang membantu mereka.
dan suatu saat kita menglami sedikit kesulitan , maka mereka pun akan detang tanpa kita pinta pertolonganya.
ketika kita menginginkan sesuatu seumpama , ketika kita ingin mempersiapkan kedatangan bulan suci ramadhan , apa yang kita lakukan ?
tentunya menabung atau menyisihkan sebagian uang kita untuk keperluan di bulan ramadhan nanti.
Dia bilang ke saya ,
dia memiliki 2 orang anak yang masih berusia 7 dan 10 tahun , dia bekerja sebagai salah satu buruh di sebuah perusahaan finance di kota saya ya itu di kota metro LAMPUNG .
dia selalu menyisihkan uangnya untuk keperluan anak anaknya dengan cara menabung dengan 2 buah tabungan.
setiap berangkat kerja , ia selalu membawa bekal dari rumah supaya mengurangi jatah pengeluaran untuk makan siang .
jadi setiap dia pulang kerumah , maka yang ia lakukan pertamakali saat masuk kedalam rumah adalah menyisihkan uang makanya kedalam dua tabungan anak anaknya uang makan 10 ribu , di bagi 2 tabungan anak anaknya selama 1 tahun.
menyisihkan uang kembalian kedalam tabungan , mungkin kelihatanya sepele tapi lihat hasilnya nanti ketika kita sedang membutuhkan tambahan dana di waktu waktu yang tidak kita perhitungkan.
dalam satu hari ia menabung untuk anaknya 10 ribu dalam jangka waktu 12 bulan kedepan berapa yang dia peroleh dari hasil menabung untuk anaknya ???
Rp.10.000 x 30 x 11 bulan = Rp.3.300.000 .
dan ketika ramadhan tiba , kita sudah tidak pusing lagi untuk kejar setoran menargetkan sekian sekian uang untuk menyambut ramadhan dan lebaran .
belajar hidup hemat , mengetahui yang mana kebutuhan dan yang mana keinginan dan karna kita pasti akan mengutamakan kebutuhan dari pada keinginan kita agar tidak memberi suatu barang yang tidak terlalu kita perlukan sehingga mengorbankan budget untuk memenuhi keperluan kita.
Dia bilang , merencanakan sesuatu sejak dini itu sangat penting agar dapat mempermudah suatu perencanaan jangka panjang yang kita buat.
rencana menikah besok , kita baru menabung hari ini !
itu sangat konyol dalam mebuat suatu perencanaan , ibarat kita KEBELET PENGEN BUANG AIR BESAR , KITA BARU MENGGALI LUBANGNYA SAAT KITA MERASAKAN MULES kenapa kita tidak mempersiapkanya dari jauh jauh hari , ketika kita belum kebelet.
bikin toilet dulu , supaya kita tinggal jongkok aja kalau sudah merasa mules :D .
Kami ngobrol ber jam jam , hingga akhirnya pukul 01.00 wib dan akhirnya kami pulang masing masing dan tidur.
Menabung adalah hal yang tersulit yang saya fikirkan saat ini , dan bagaimana caranya saya harus merubah pola fikir saya menjadi lebih teratur dan terencana !
demi mempersiapkan masa depan yang telah kita targetkan lagi !
meskipun pada akhirnya allah lah yang menentukan takdir kita , tapi kita tetap harus berusaha berikhtiar dan berdoa !
“ Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” QS 13:11
MEMPERSIAPKAN DIRI DAN MENATAP MASA DEPAN
4/
5
Oleh
Adrian Printing

