Sejak dahulu, laut
sudah menjadi sumber penghidupan. Di dalamnya hidup berbagai jenis ikan yang
bisa djadikan sumber makanan bagi manusia. Laut juga bisa menjadi “jalan” yang
menghubungkan berbaga tempat tempat di bumi. Para penjelajah zaman dahulu merintis
jalan ke berbagai penjuru bumi, menemukan daerah-daerah baru, dengan
menggunakan kapal laut.
Namun bisa jadi, dalam beberapa puluh tahun
mendatang,laut akan menjadi musuh bagi manusia. Mengapa? Karena laut perlahan
akan menenggelamkan daratan. Ya , perlahan tetapi pasti, tinggi muka air laut
terus meningkat. Meningkatnya suhu rata-rata bumi mencairkan gunung-gunung
es yang ada di kutub. Mencairnya es di
kutub akan menambah volume air laut.
Menurut para ahli, selama abad ke-20 tinggi muka air di seluruh
dunia telah meningkat 10-25 cm, dan pada abad ke-21,di prediksi akan terjadi
peningkatan muka air lauit 9-88 cm. Di tahun 2100 akan terjadi peningkatan air
laut hingga 15-90 cm.
Apa artinya ?
Meningkatnya permukaan air laut akan mengakibatkan berkurangnya
wilaah daratan dan tenggelamnya beberapa pulau kecil. Permukaan laut yang lebh
tinggi juga menyebabkan abrasi parah di wilayah pantai. Daratan yang tadinya
tak tersentuh air laut, mungkin saja akan tenggelam. Padahal, kebanyakan
kota-kota besar dunia berada di daerah pantai.
Maka saat itulah, laut siap menebarkan bencana bagi
manusia. Bencana yan disebabkan karena ulah manusa yang terus menerus
menimbulkan kerusakan bumi.
“Katakanlah :”siapakaha
yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di danarat dan di laut, yang kamu
berdoa kepada-nya dengan rendah diri dengan suara yang lembut(dengan
mengatakan: “sesungguhnya jika dia menyelamatkan kami dari (bencana) ini,
tentulah kami menjadi orang-orang yang bersyukur”.”(QS.Al-An’am:63)
BERPERANG MELAWAN LAUT
4/
5
Oleh
Adrian Printing


